Tampilkan postingan dengan label kopling mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopling mobil. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Juli 2010

Pengetahuan Tentang Kopling Otomatis dan Manual

Pada umumnya kopling terletak diantara primer reduksi dan transmisi, atau untuk tipe lain yang terletak pada poros engkol, Fungsi kopling adalah sebagai penghubung dan pemutus tenaga putaran mesin dari poros engkol. Ada dua jenis kopling yang digunakan pada sepeda motor, yakni:
  • Kopling Otomatis adalah kopling yang bekerja berdasarkan gaya sentrifugal, yang menghubungkan serta memutuskan tenaga mesin, tergantung dari putaran mesin itu sendiri. Susunan pemasangan komponen-komponen pada kopling otomatis akan menempatkan kanvas kopling dan pelat kopling merenggang, hal ini berbeda dengan susunan pemasangan komponen-komponen pada kopling manual, dimana antara pelat dan kanvas kapling merapat. Pada saat mesin putaran lambat, kanvas dan pelat kopling masih merenggang sehingga putaran mesin dari poros engkol belum terhubung menuju transmisi dan roda belakang. Pada saat putaran mesin bertambah gaya sentrifugal mulai bekerja pada pemberat kopling sehingga pemberat bergerak menekan pelat kopling, hal ini akan menghasilkan merapatnya kanvas dan pelat kopling sehingga putaran mesin dan poros engkol akan dihubungkan ke transmisi dan akan dilanjutkan ke roda belakang.
  • Kopling Manual adalah kopling yang bekerja secara manual yang dilakukan oleh pengendara itu sendiri. Mekanisme kerja kopling adalah putaran mesin dari poros engkol yang akan diteruskan oleh kopling menuju transmisi dan ke roda belakang, pada saat kanvas kopling dan pelat kopling merapat, akan tetapi putaran mcsin dari poros engkol menuju ke transmisi akan terputus jika kanvas dan pelat kopling merenggang.
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Rabu, 14 April 2010

Kopling Otomatis - Kopling Otomatis Mobil

Pagi ini saya melihat sebuah mobil nyungsep di halaman rumah setelah menjebol pagar. Beruntung selain harga diri pemilik mobil dan naiknya tekanan darah pemilik rumah, tidak ada korban jiwa. Tentu ini bukan sebuah kesengajaan apalagi adegan sinetron. Belum pernah saya melihat adegan sinetron atau film Indonesia yang sampai betul-betul merusak mobil baru. Dari yang saya dengar, mobil otomatis tersebut tidak terkendalikan saat menuruni jalan menjelang pertigaan itu. Tampaknya akhir-akhir ini banyak mobil otomatis mengalami kecelakaan. Kecelakaan di sini bukan kecelakaan lalu-lintas biasa akibat kecerobohan, melainkan kecelakaan tunggal akibat mobil nyelonong. Konon tiga mobil yang jatuh dari gedung parkir juga golongan otomatis. Saya tidak paham mesin mobil. Yang saya pahami mobil otomatis tidak memiliki ‘engine break’. Dia bergantung semata-mata pada kepakeman rem.

Mari berbicara tentang sepeda motor, alat transportasi yang lebih terjangkau bagi saya sehingga saya bisa ikut bercerita. Secara sepihak saya membagi sepeda motor menjadi 3 golongan. Golongan pertama, sepeda motor manual. Kopling dan gigi manual. Motor touring dan racing biasanya masuk golongan ini. Yang kedua, semi otomatis. Kopling otomatis tapi gigi masih manual. Sebagian besar motor bebek masuk golongan ini. Nah yang ketiga otomatis penuh. Kopling dan gigi otomatis. Emm… sepertinya tidak memakai gigi. Motor skutik yang belakangan populer termasuk golongan ini.

Memakai kopling manual bagi saya adalah siksaan. Apalagi kalo sepanjang jalan macet. Pegal rasanya tangan menarik kopling. Saya sering bertanya, sebenarnya apa manfaat kopling manual selain untuk bergaya dan nostalgia, menepuk dada sambil berkata, “Beginilah cara mengendarai mobil yang original. Cara yang sebenarnya…”. Kalo alasan kesigapan mengatur percepatan, mesin mobil memiliki kopling otomatis yang ada saat ini tidak kalah gesit.

Kopling otomatis, menjadi fenomena baru dalam berkendara, dengan menerapkan teknologi komputerisasi, yang merupakan kendali otomatis tanpa meninggalkan sifat responsif pada sistem manual yang ada.

Saat melintas di jalan macet, alat ini mampu menggantikan fungsi kaki kiri, sehingga lebih rileks dalam menikmati perjalanan, sebab semuanya sudah otomatis.

Kopling otomatis ini dapat diterapkan pada semua jenis merek mobil yang ada. Penerapan sistem ini tidak mengubah dan mengganggu mesin maupun sistem manualnya. Alat ini tidak mengurangi penghematan bahan bakar, bahkan dapat menambah besutan dan menghemat plat kopling dan kanvas rem.

www.otogenik.com